Spiga

Ini Lho MEDIA & METODE TRANSMISI

Media Transmisi

NIRKABEL
Wireless
Menggunakan gelombang radio
Terdiri dari berbagai frekuensi :
- HF
- VHF
- UHF
Masing-masing mempunyai sebuah tranceiver untuk mengirim dan menerima data
Keuntungan
Cocok untuk notebook
Bila di sebuah gedung sulit menginstall kabel
Kelemahan
Biaya mahal
Tidak aman, thd cahaya dan listrik
Tarnfer data lebih lambat

Implementasi
Jaringan Radio Paket Amatir
Keuntungan :
- Relatif murah
- Tidak ada biaya koneksi
- Tanpa kabel
Kerugian :
- Kecepatan rendah hanya 1200 bps s/d 9600 bps
- Hanya cocok untuk email
Telepon Seluler à GSM
Protokol WAP ( Wireless Application Protocol)àCDMA
HSCSD (High Speed Circuit Switched Data )
Layanan Satelit
- Multimedia dan Internet Access
- Sistem komunikasi baik suara,data dan image
- Program TV




METODE TRANSMISI
PARALEL DAN SERI
Pendahuluan
Jika sekelompok bit data ditransmisikan secara bersama-sama dan melewati beberapa jalur transmisi.
Jika bit-bit data ditransmisikan satu demi satu melewati saluran yang sama

PARALEL
Bit-bit yang membentuk didikirimkan secara serempak melewati sejumlah penghantar yang terpisah.
Menganut metode “handshaking”
( prosedure yang diperlukan untuk mengakomodasi ketepatan waktu pengiriman data antara komputer dengan terminal )
Tiap bit ditransmisikan melewati saluran masing-masing
Menggunkan sinyal strobe & clock
(melewati satu saluran tambahan untuk memberi tanda kpd receiver pada saat ada bit yg melewati saluran masing-masing)
Contoh
K à 11010010
Menggunakan jalur yang berbeda
Timing yg dibutuhkan relatif pendek
Biasa digunakan oleh jaringan PC
Keuntungan :
Proses transmisi cepat
Kelemahan :
Baik untuk jarak yg ridak terlalu jauh
Biaya implementasi besar
Sistem pengendalian lebih kompleks
Sulit menerima & mengirim

SERIAL
Untuk hubungan data dengan jarak relatif jauh Mengirimkan setiap karakter sehingga hanya perlu dua penghantar yaitu “kirim data” dan “terima data”.
Contoh
K à 11010010

Membutuhkan waktu yang relatif lama

PERMASALAHAN
Penyesuaian transmisi, meliputi :
( bit, karakter dan blok )

Jika kita akan mengirim data, selang waktu yg digunakan harus sama.


Synchronous & Asynchronous Sinkron
Jika waktu kirim dan terima ditentukan secara pasti

Tdk Sinkron
Waktu kirim dan terima tidak ditentukan sebelumnya

Synchronous
Dikirm dalm bentuk per blok
Kecepatan tetap tanpa start dan stop block
Data dikirimkan secara terus menerus
Di perlukan buffering
Clock dapat ditempatkan di terminal,interface atau modem

Asynchronous
Memiliki start bit dan stop bit
Lebih sederhana dibanding dg data sinkron
Hanya isyarat data yg dikirimkan

Kelebihan
Biaya murah
Penyesuaian mudah

Kelemahan
Adanya biat awal dan akhir mengurangi efisiensi pengiriman sampai 20%

Seven Layer OSI Model

Seven layer OSI
tujuh proses oleh tujuh lapisan secara sistematis.
Sistematis :
l lapisan-lapisan bekerja secara berurutan
l suatu lapisan bekerja berdasarkan hasil proses lapisan sebelumnya
.

Seven layer OSI
l Layer 1: Physical Layer
l Layer 2: Datalink Layer
l Layer 3: Network Layer
l Layer 4: Transport Layer
l Layer 5: Session Layer
l Layer 6: Presentation Layer
l Layer 7: Application Layer

Layer 1 – Physical Layer
l Melaksanakan pengkodean
Mengubah bit >>> sinyal (encoding) Atau Mengubah sinyal >>> bit (decoding).
Catatan :
data tidak pernah dikirimkan kepada pihak lain dalam bentuk data melainkan dalam bentuk sinyal

Layer 2 – Datalink Layer
l Mengubah sekumpulan bit menjadi paket-paket data
Tujuan :
l Semakin kecil data semakin mudah dikirim
l Mengurangi risiko kehilangan akibat noise

Layer 3 – Network Layer
l Menentukan jalur yang akan ditempuh (routing)
Parameter :
l Cepat
l Murah
l Aman

Layer 4 – Transport Layer
l Menentukan Multiplexing
Multiplexing :
cara agar 1 media transmisi dapat digunakan oleh lebih dari 1 sinyal.
Metode :
Frequence Division Multiplexing
Time Division Multiplexing

Layer 5 – Session Layer
l Memulai dan mengakhiri hubungan antara pengirim dan penerima
Tahapan :
Memastikan penerima siap menerima data
Mengirim data
Memastikan semua data telah diterima dengan lengkap dan benar
Mengakhiri hubungan

Layer 6 – Presentation Layer
l Melakukan penyandian data (encryption) untuk menjaga kerahasiaan datasehingga tidak dapat dibaca pihak yang tidak berhak.
l Meng-compress data sehingga ukuran data menjadi kecil tanpa mengurangi ‘isi’nya.

Layer 7 – Application Layer
l Menyajikan data kepada user, sesuai dengan aplikasi yang digunakan user

Islam..
Islam iku agama sing paling akeh pengikute ing tanah Jawa. Panyebaran Islam kondhang ing astane Wali Sanga, yakuwi ustadz (pemimpin agama islam) sing cacahe sanga. Iku kasebut wali amarga wali iku tegese wakil. Ing bab iki tegese wakile Gusti Allah. Sumrambahe Islam agawe agama Hindhu kang maune kawentar ing Jawa banjur sumingkir menyang Bali.

aku yang manis ini mulai belajar IP..dengan ini aku pengen ngasih tau ke kamu kalo Ip itu tuh y...

Biasanya ci pada bilang Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP)

kalo artinya sendiri tuh.. suatu deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Sistem pengalamatan IP ini di bagi dua:


Ini dia tabel yang maybe bisa bikin kamu jelas deh..heheh!

Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.

Kriteria Alamat IP versi 4 Alamat IP versi 6
Panjang alamat 32 bit 128 bit
Jumlah total host (teoritis) 232=±4 miliar host 2128
Menggunakan kelas alamat Ya, kelas A, B, C, D, dan E.
Belakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah tidak relevan dengan perkembangan jaringan Internet yang pesat.
Tidak
Alamat multicast Kelas D, yaitu 224.0.0.0/4 Alamat multicast IPv6, yaitu FF00:/8
Alamat broadcast Ada Tidak ada
Alamat yang belum ditentukan 0.0.0.0 ::
Alamat loopback 127.0.0.1 ::1
Alamat IP publik Alamat IP publik IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet (IANA) Alamat IPv6 unicast global
Alamat IP pribadi Alamat IP pribadi IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet Alamat IPv6 unicast site-local (FEC0::/48)
Konfigurasi alamat otomatis Ya (APIPA) Alamat IPv6 unicast link-local (FE80::/64)
Representasi tekstual Dotted decimal format notation Colon hexadecimal format notation
Fungsi Prefiks Subnet mask atau panjang prefiks Panjang prefiks
Resolusi alamat DNS A Resource Record (Single A) AAAA Resource Record (Quad A)

Met mumet ya..dari she_maniS lilis...yang agacx narsiest!!uwwwiiiiiiiiiiiiiiissZt